Pemkab Sidoarjo Tambah Kapasitas Rumah Pompa Sidokare Jadi 1.200 Liter Per Detik

3 menit membaca View : 9
admin
Pemerintahan, Viral - 01 Okt 2026

SIDOARJO , Waskita.news— Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperketat langkah antisipasi menghadapi musim hujan dengan menyiagakan puluhan rumah pompa. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah meningkatkan kapasitas penyedotan air di tiga titik rumah pompa utama, dengan fokus utama pada Rumah Pompa Sidokare I dan II.

Kapasitas penyedotan di rumah pompa tersebut yang mulanya hanya 200 liter per detik kini ditingkatkan secara signifikan dengan penambahan satu unit pompa baru berkapasitas 1.000 liter per detik.

Progres pembangunan penambahan kapasitas tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., melalui sidak (inspeksi mendadak) yang dilakukan pada Senin pagi (28/9/2026). Di sela-sela peninjauannya, Wabup Mimik menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo dalam meminimalisir potensi genangan air dan banjir di wilayah perkotaan.

“Saya mohon bisa dipercepat dari target bulan Desember. Karena ini sudah mendekati musim hujan. Kasihan warga sini,” tegas Mimik saat berdialog dengan para pengawas proyek.

Kekecewaan Wabup Mimik dan Ancaman Sanksi Blacklist

Kendati tercatat mengalami surplus pengerjaan sebesar 0,8 persen, Wabup Mimik Idayana mengaku kecewa dengan lambatnya progres fisik di lapangan. Berdasarkan laporan, sejak kontrak ditandatangani pada 28 Agustus lalu, pihak kontraktor pelaksana baru sebatas merampungkan pemancangan mini pile  (tiang pancang mini) lantai rumah pompa.

Keterlambatan tersebut juga diperparah oleh adanya material bangunan yang dikembalikan karena tidak sesuai spesifikasi teknis yang disyaratkan oleh konsultan pengawas.

“Kalau ini masih belum selesai, ya sanksinya di-black list. Jangan sampai digunakan lagi,” tandasnya dengan nada tegas, mengingatkan agar kontraktor bersikap profesional dalam mengelola anggaran yang bersumber dari APBD.

Sebagai langkah tindak lanjut, Wabup Mimik meminta Inspektorat Sidoarjo untuk memperketat pengawasan serta memanggil seluruh pengawas maupun pemborong proyek pengerjaan rumah pompa bernilai lebih dari Rp 2 miliar tersebut.

Optimalisasi 38 Titik Rumah Pompa

Kepala Bidang Drainase Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Sidoarjo, Herwindo Widiyanto, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas Rumah Pompa Sidokare merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengurai genangan air di Kecamatan Sidoarjo.

“Jadi, nanti dua pompa ini mampu mengurangi volume genangan air sampai 1.200 liter per detik,” terang Herwindo.

Selain Rumah Pompa Sidokare, Herwindo memaparkan bahwa peningkatan kapasitas serupa juga digeber di dua titik rumah pompa lainnya, yakni Rumah Pompa Lippo dan Rumah Pompa Banjarpoh. Hingga kini, tercatat ada sekitar 38 titik rumah pompa di Sidoarjo yang siaga penuh dan rutin menjalani perawatan fungsi dua kali dalam seminggu.

Klarifikasi Pihak Pengawas Proyek

Menanggapi sorotan pemerintah daerah, Koordinator Wilayah Pengawasan Proyek Dinas PU BM SDA Sidoarjo, Yusuf, mengonfirmasi bahwa progres pengerjaan di lapangan saat ini berada di angka 1,6 persen dari target rencana 0,8 persen.

Menurut Yusuf, pekerjaan pemancangan mini pile sebenarnya dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Namun, proses sempat melambat akibat penyesuaian material yang tidak sesuai spesifikasi.

“Material yang tidak sesuai ini sudah diangkut keluar. Langsung didatangkan lagi yang sudah sesuai. Jadi, material sudah siap, pekerja tinggal merakit pembesiannya,”pungkas Yusuf.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *