
Jakarta , Waskita.news — Dewan Pimpinan Nasional Brigade Nusantara (BRINUS) mengeluarkan pandangan tegas terkait arah perjalanan bangsa dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Di bawah komando Ketua Umum Endri Hendra Permana, BRINUS menekankan bahwa periode 2026–2029 harus menjadi momentum kerja nyata demi kesejahteraan rakyat, bukan sekadar ruang bagi kegaduhan politik.
Dalam pernyataan resminya, Endri mengingatkan bahwa dinamika politik nasional yang berjalan tidak boleh melupakan nasib masyarakat kecil. Organisasi kemasyarakatan ini memastikan diri berdiri di atas garis independensi dengan memilih fokus pada politik kebangsaan.
“BRINUS tidak berpolitik praktis. Tugas kita mengawal. Mengawal agar setiap kebijakan negara berpihak kepada rakyat marjinal, pelaku UMKM, petani, dan buruh,” ujar Endri di Jakarta, Selasa (8/9).
Tiga Fokus Utama Organisasi
Menyongsong dinamika tiga tahun ke depan, BRINUS menginstruksikan seluruh jajarannya, mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Daerah (DPD), hingga Cabang (DPC) di seluruh Indonesia, untuk merapatkan barisan dan menghindari politik identitas.
Organisasi ini mematok tiga program prioritas yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat, meliputi:
Ketahanan Pangan: Memastikan stabilitas ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi rakyat.
Penguatan UMKM: Mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui dukungan nyata bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Pendidikan Politik Kebangsaan: Memberikan pemahaman politik yang santun, cerdas, dan mencerdaskan di tingkat akar rumput.
Jaga Jarak dari Politik Praktis
Endri juga menegaskan pentingnya menjaga marwah organisasi agar tidak terseret dalam arus kepentingan pragmatis sesaat. Menurutnya, stabilitas ekonomi dan persatuan nasional jauh lebih mendesak untuk dikedepankan.
“Ekonomi rakyat harus jadi prioritas. Inflasi, lapangan kerja, dan harga pokok harus dijaga. Jangan sampai demokrasi jalan, tapi perut rakyat kosong,” tambahnya.
Mengusung semangat “Bersatu Berkarya Bersama” , BRINUS memposisikan diri sebagai jembatan efektif antara aspirasi rakyat dan kebijakan pemerintah. Organisasi ini siap mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berada pada jalur penegakan hukum, kesejahteraan sosial, dan keutuhan NKRI, seraya menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk menyudahi kegaduhan politik menjelang tahun 2029.



Tidak ada komentar