Ketua KONI Turun ke Arena, Pesenam Sidoarjo Sabet 9 Medali di Kejurprov Jatim

3 menit membaca View : 37
admin
Olahraga, Viral - 18 Sep 2026

SIDOARJO , Waskita.news — Performa kontingen senam Kabupaten Sidoarjo mulai menunjukkan hasil di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PERSANI Jawa Timur 2026. Turun dengan kekuatan 20 pesenam, Sidoarjo sementara mengoleksi sembilan medali dalam kejuaraan yang berlangsung di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, 15–20 September 2026.

Sembilan medali tersebut terdiri atas dua emas, tiga perak, dan empat perunggu. Torehan itu menjadi modal awal bagi Sidoarjo untuk menghadapi persaingan antarkabupaten/kota di Jawa Timur.

Kejurprov tahun ini diikuti 279 atlet dari 24 kabupaten/kota. Para pesenam bersaing di sejumlah nomor, mulai senam artistik putra dan putri kategori senior maupun junior, senam ritmik hingga sport aerobik.

Bagi Sidoarjo, ajang tersebut tidak semata menjadi arena perebutan medali. Kompetisi juga menjadi kesempatan mengukur sejauh mana hasil pembinaan atlet yang selama ini dilakukan.

KONI Turun Langsung Pantau Atlet

Ketua Umum KONI Sidoarjo Muchammad Rafi Wibisono turut hadir langsung menyaksikan pertandingan pada Kamis (17/9/2026).

Kehadiran pimpinan KONI di arena pertandingan menjadi bagian dari pemantauan terhadap perkembangan atlet sekaligus persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

“Keberadaan kami di sini menjadi bagian dari langkah KONI Sidoarjo untuk memetakan potensi atlet menuju Porprov Jawa Timur 2027,” kata Rafi.

Menurut dia, Kejurprov menjadi momentum penting untuk melihat kemampuan atlet secara lebih objektif. Bukan hanya hasil akhir pertandingan yang menjadi perhatian, tetapi juga kualitas teknik, kondisi fisik serta kesiapan mental saat menghadapi tekanan kompetisi.

“Kejurprov ini tidak hanya membaca kekuatan lawan, tetapi juga membaca kekuatan atlet kita sendiri. Di arena akan terlihat kualitas teknik, fisik, serta kesiapan mental untuk dievaluasi,” ujarnya.

Rafi menambahkan, pemetaan atlet akan dilakukan secara menyeluruh pada seluruh cabang olahraga. Data mengenai kemampuan atlet, kualitas pelatih, program latihan, sarana dan prasarana serta proses regenerasi menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Langkah tersebut diperlukan agar pembinaan olahraga prestasi tidak berhenti pada capaian sesaat. Hasil kompetisi, kata dia, harus menjadi bahan evaluasi untuk menyusun program pembinaan berikutnya.

Ketua PERSANI Sidoarjo Ida Budi Handayani mengatakan, perolehan sembilan medali tersebut telah memenuhi target awal yang ditetapkan kontingen.

“Target yang kita tetapkan telah tercapai. Kami yakin jumlah ini masih bisa bertambah karena pertandingan masih berlangsung hingga hari terakhir,” ujar Ida.

Ia menjelaskan, atlet Sidoarjo turun di sejumlah kategori. Di antaranya senam artistik putra-putri senior dan junior serta senam ritmik. Masih terdapat nomor pertandingan lain yang berpotensi menambah koleksi medali Sidoarjo.

Ida juga mengapresiasi dukungan KONI Sidoarjo yang hadir langsung melihat perjuangan atlet. Menurutnya, dukungan tersebut memberikan tambahan motivasi bagi para pesenam yang tengah menjalani pertandingan.

Terlebih, Kejurprov menjadi salah satu panggung penting bagi atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level provinsi.

Bagi PERSANI Sidoarjo, capaian di Kediri juga menjadi bagian dari proses panjang pembinaan atlet. Hasil pertandingan dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat nomor yang sudah kompetitif sekaligus sektor yang masih membutuhkan pembenahan.

Ida sendiri belum lama ini mendapat penghargaan dari PERSANI Jawa Timur atas dedikasi, loyalitas dan pengabdiannya selama 25 tahun dalam pembinaan gimnastik.

Dengan pertandingan yang masih menyisakan nomor senam ritmik dan sport aerobik, kontingen Sidoarjo masih berpeluang menambah perolehan medali hingga Kejurprov berakhir pada 20 September 2026.

Capaian tersebut sekaligus menjadi pijakan awal untuk menyiapkan kekuatan atlet Sidoarjo menghadapi agenda olahraga yang lebih besar, termasuk Porprov Jawa Timur 2027.

 

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *