Wajib Coba! Kuliner Nasi Pecel Nganjuk & Sego Lentho Pagerwojo: Harga Murah, Rasa Memanjakan Lidah

2 menit membaca View : 38
admin

SIDOARJO , Waskita.news – Sentra kuliner yang berada di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, kian mantap menempatkan diri sebagai pusat jajanan rakyat yang potensial. Tidak hanya mengandalkan satu menu unggulan, kawasan sentra kuliner ini kini menjadi surga bagi para pencinta kuliner nusantara yang mencari variasi rasa lezat dengan harga yang ramah di kantong.

Selain menu legendaris Nasi Pecel Nganjuk yang dibanderol dengan harga terjangkau, sentra kuliner binaan BUMDes Pagerwojo ini juga menawarkan pilihan menu merakyat lainnya yang menjadi favorit warga, yakni Sego Lentho. Kuliner tradisional khas ini disajikan secara istimewa dengan mengusung slogan khas: “Harga Murah, Rasa Memanjakan Lidah.”

Meski dijual dengan harga yang sangat ekonomis hanya merogoh kocek sebesar Rp7.000 per porsi untuk Sego Lentho kualitas rasa, kebersihan, dan kenikmatannya tetap diutamakan demi kepuasan para penikmat kuliner.

Berbagai sajian lezat ini dikelola langsung oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal berpengalaman, salah satunya adalah Rofik, selaku pengelola tenant kuliner di kawasan tersebut.

Direktur BUMDes Pagerwojo, H. Imam Bukhori, mengungkapkan bahwa pengembangan sentra kuliner ini dirancang secara inklusif untuk merangkul lebih banyak pelaku usaha lokal sekaligus menyediakan beragam pilihan menu bagi masyarakat luas.

“Kami ingin sentra kuliner di bawah naungan BUMDes Pagerwojo ini menjadi etalase produk makanan rakyat yang lengkap. Tidak hanya Nasi Pecel Nganjuk, kehadiran menu alternatif seperti Sego Lentho dengan harga murah meriah Rp7.000 membuktikan bahwa kuliner desa kami mampu menyuguhkan cita rasa tinggi tanpa harus mahal,” ujar H. Imam Bukhori kepada Awak media, Kamis (24/9/2026).

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari misi besar Pemerintahan Desa (Pemdes) Pagerwojo dalam menggerakkan roda perekonomian kerakyatan berbasis potensi lokal. Dengan variasi menu yang semakin beragam, pihaknya optimistis kawasan sentra kuliner ini akan menarik lebih banyak pengunjung dari berbagai penjuru Sidoarjo.

Sementara itu, Rofik menyambut baik penambahan ragam menu di sentra kuliner tersebut. Menurutnya, variasi pilihan makanan membuat pembeli memiliki banyak opsi sesuai selera saat berkunjung.

“Kami menyajikan menu dengan porsi pas, rasa yang mantap, dan harga yang benar-benar merakyat. Sego Lentho seharga tujuh ribu rupiah ini menjadi salah satu buruan favorit pengunjung yang ingin sarapan atau makan siang nikmat tanpa khawatir menguras dompet,” tutur Rofik.

Kehadiran sentra kuliner BUMDes Pagerwojo dengan beragam pilihan menu ekonomis ini tidak hanya menjadi solusi kuliner harian yang mengenyangkan, tetapi juga memperkuat posisi Sidoarjo sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM yang tangguh .

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *